Saat ini, monetasi blog, dollar, SEO, adsense, seolah jadi wacana utama kancah per-blogan. Meski tersudut di tengah belantara, Sorowako pun nggak luput dari pembicaraan ini. Tak satu dua blogger kota nikel ini terjun langsung memburu dollar.

Berbekal modem sekaliber magnum 47 (plus disambung kabel telpon segala..haha), tujuh koboi memburu receh yang disebar pria bertopi tinggi, berjenggot lebat asal amrik (jagoan afffiliasi dah mirip-mirip nih :) ). Dor…dor..doll…dollar!

jumpa darat blogger sorowako

Buntu Kabobong dalam bahasa Enrekang (Massenrempulu) berarti gunung erotis. Pasalnya gigir gunung yang berlipat-lipat ini kerapkali diasosiasikan dengan alat kelamin wanita. Layaklah jika kemudian populer dengan sebutan Gunung Nona :)
Penelitian geologi mengungkap badan gunung, atau lebih tepatnya bukit, yang berada di kaki Buntu Bambapuang ini terbentuk dari batu pasir. Konon dari dasar laut yang terangkat akibat tumbukan lempeng benua.

Terletak di jalan poros Makassar-Toraja, Gunung Nona menjadi pemandangan menarik sepanjang berkilo-kilometer perjalanan. Kalau mau menyaksikannya sembari bersantap, bisa mampir di Villa Bambapuang yang dikelola oleh Pemda Enrekang. Coba cicipi Nasu Cemba (mirip-mirip konro, tapi ditambahkan daun asam) juga minuman hangat perpaduan jahe, susu, serai (namanya lupa…maap, maap).

buntu-kabobong

Entah karena banyak remah-remah makanan dan minyak yang menempel, atau karena pemakainya manis (diabet, maksudnya…hehe), maka laptopku dikeruyuk semut? Sudah dua mingguan ini satu dua semut bermunculan setiap kali LCD saya kembangkan. Tapi pagi ini, puluhan semut berebut keluar!Mengerikan!

Takut kalau mereka bikin sarang di sesela keyboard, atua yang lebih parah di mainboard, saya segera ambil tindakan tegas, keras, namun tetap irit :) Yakni bongkar laptopku secara mandiri.

Panduan untuk membongkar segala jenis macintosh tersedia lengkap di ifixit.com. Peralatan dasar saya punya, alat lain bisa direkayasa. Hasilnya, kerjaan yang biasanya berbiaya 300-500ribu di what so called teknisi, kelar dalam satu jam tanpa biaya. Nyem!

laptop-bersemut

Usai direnovasi sepanjang Juni 2008-Januari 2009, Pantai Ide makin segar dan menarik dengan penataan baru. Sidewalk di sepanjang pantai nyaman buat jogging, tugu-tugu penyangga pot (yang entah buat apa fungsinya) somehow bikin makin atraktif, bertambahnya dua pantai berpasir yang menjadi tempat renang favorit anak-anak, juga tempat parkir tersendiri sehingga kendaraan bermotor dan mobil tidak masuk area pantai.

Yang tetap sama: ramai pengunjung, sampah menggunung.

Dulu mending, ada petugas kebersihan yang sigap menyingkirkan sampah.  Kini, kerap sampah menumpuk seminggu tak ada yang menyentuh. Entah karena tak ada lagi pembersih sampah, entah karena makin banyak pengunjung pantai yang buang sampah seenaknya :(

idessampah

Pemilihan umum telah menanti kita,
Sluruh rakyat menyambut gembira,
Hak demokrasi Pancasila,
Hikmah Indonesia Merdeka,

Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya,
Pengemban Ampera yang setia,
Di bawah Undang Undang Dasar Empat Lima,
Kita menuju ke Pemilihan Umum…

Lagu dengan lirik di atas tak lagi berkumandang pada pemilihan presiden hari ini, 8 Juli 2009.Juga tidak saat pemilihan legislatif April 2009 lalu. Mungkin juga tidak pada dua pemilihan  umum sebelumnya, pada 1999 dan 2004 silam.

Alih-alih, pada pemilu 2009 ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng sejumlah musisi merilis lagu-lagu bertema pemilu. Ada Coklat dan penyanyi-penyanyi top yang dikumpulkan Yayasan Swarnabumy.

Namun lagu-lagu mereka tak ada yang sepopuler lagu pemilu di atas.Saya ingat betul, lagu ini seolah menjadi bebunyian wajib menjelang pemilihan umum di masa Orde Baru.Diudarakan setiap saat, terutama melalui Radio Republik Indonesia (RRI) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) seusai acara berita, lirik lagu ini merasuk dan mengendap ke dasar ingatan orang Indonesia yang mengalami masa itu.

Saya dan sebagian besarteman saya hapal mati liriknya.Tapi jangan tanya siapa pengarang dan judul lagunya. Karena kami akanmenjawab dengan gelengan kepala. Atau ada diantara Anda yang tahu?

lanjutkan yang lebih cepat lebih baik dan pro rakyat!

lanjutkan yang lebih cepat lebih baik dan pro rakyat!

wisata batu menggoro

wisata batu menggoro

Jogging jadi olaharaga populer, lintas umur-kelas-dan-gender di Sorowako. Apalagi setelah diresmikannya pemakaian jogging track di sekitar kompleks nursery dan Bukit Butoh–lokasi revegetasi awal kawasan pascatambang PT Inco. Setiap sore, apalagi di akhir pekan, track yang berada di pinggir jalan Soemantri Brojonegoro dijejali penyuka jalan kaki. Lintasan-lintasan di bukit Butoh, yang penuh kelokan, tanjakan, dan turunan, dengan panjang total jalur sekitar 8 km, sesekali dirambah rombongan kecil jogger.

jogging yukz

Anda yang sering bermobil (bahkan bermotor atau bersepeda) menyusup-nyusup kawasan tambang, blusukan di lokasi wisata yang masih “perawan”, atau berburu kuliner di pelosok kampung, tentu pernah mengalami kejadian terjebak lumpur gigir-gigir Verbeek yang pekat tapi lunak-lunak licin, terutama seusai hujan. Jika mengalaminya, siap-siap saja berpeluh sejam-tiga jam untuk membebaskan tumpangan anda dari jeratannya. Itupun bila ada mobil lain atau bala bantuan memintas. Kalau tidak, alamat kendaraan anda bermalam di peraduan lumpur!

terperosok

harum manis copy

budhe solikha copy

Beliau menjadi bagian dari kenangan kuliner anak-anak Sorowako yang kini berusia pertangahan 20-an. Baksonya yang yummi nyaris tak berubah rasanya dalam rentang 20-tahun. Tetap dengan gerobak sederhana, tampilan necis baju masuk celana, dan senyum ramah, Pak Amat pantas dinobatkan menjadi legenda-kuliner di Sorowako! Setujuh?

bakso pak amat

Bagi Anda yang bermasa kecil di Sorowako, tetapi telah meninggalkannya lebih dari lima tahun, maka Sumasang adalah lanskap baru yang tak pernah terbayang. Mulai dari ratusan rumah type 56 dan 72 yang bersesakan di kawsan Villa Danau Matano, hingga rumah-rumah kayu “Salonsa-an”, rumah batu yang “ng-Andra Matin”, ny-inetron, hingga hotel dan rumah susun sederhana sewa yang mirip-mirip bangunan kampus perguruan tinggi. Dijamin pangling! :)

sumasang today

panen bolu

Klamud asli NTB

not in my backyard

not in my backyard

Next Page »