Soroako atau Sorowako? Bahkan orang Soro(w)ako sendiri tidak berani mengklaim penyebutan mana yang benar. Tengok saja papan-papan nama di kota ini, ada yang menuliskannya tanpa “w” (Soroako), banyak pula yang menyelipkan “w” menjadi Sorowako. Ini contoh hal komikal yang kutemui di sini.

Blog ini menggunakan kata “soroako” bukan untuk memperlihatkan bahwa sebutan ini yang benar, tetapi semata-mata karena kecelakaan. Sebelumnya, sorowakomik.wordpress.com telah saya buat, tetapi tanpa sengaja terhapus. WordPress tidak mengijinkan pemakaian ulang nama blog yang sudah terhapus, alhasil saya pakai nama tanpa “w” ini. Komik lagi kan? :)

Nah, dulu saya berencana menulis blog tentang segala hal yang saya alami, amati, dan pikirkan mengenai Sorowako, tetapi karena keterbatasan waktu (dan menyadari berjibunnya foto-foto yang saya punya), alih-alih muncullah blog ini. Enjoy!

::rohmanyuliawan@gmail.com::

6 Responses to “Tanpa “W””

  1. rumahpohon Says:

    ayo…mana komiknya lagi? =)

    1. sorowako Says:

      nih dia, mana kontribusinya? lewat paypal juga boleh..hehe

  2. ivanbatara Says:

    kreatip bangget dah ni blog. kl Soroako mah edjaan lama jang belum disempoernakan. nah sekarang jadi Sorowako dah. ^^

    1. sorowako Says:

      jadi Sorowako dah “sempurna” yah? nggak ada yang perlu dibenerin dong?

  3. ivanbatara Says:

    mas Rohman, keren ini blog. tp karena komikny resolusinya gede*mungkin, jadi lamaaa loadingnya. or internetku yang lambat ya. hehe

    1. sorowako Says:

      gara-gara jauh kali van? hehe..

Leave a Reply