Soroako atau Sorowako? Bahkan orang Soro(w)ako sendiri tidak berani mengklaim penyebutan mana yang benar. Tengok saja papan-papan nama di kota ini, ada yang menuliskannya tanpa “w” (Soroako), banyak pula yang menyelipkan “w” menjadi Sorowako. Ini contoh hal komikal yang kutemui di sini.
Blog ini menggunakan kata “soroako” bukan untuk memperlihatkan bahwa sebutan ini yang benar, tetapi semata-mata karena kecelakaan. Sebelumnya, sorowakomik.wordpress.com telah saya buat, tetapi tanpa sengaja terhapus. WordPress tidak mengijinkan pemakaian ulang nama blog yang sudah terhapus, alhasil saya pakai nama tanpa “w” ini. Komik lagi kan?
Nah, dulu saya berencana menulis blog tentang segala hal yang saya alami, amati, dan pikirkan mengenai Sorowako, tetapi karena keterbatasan waktu (dan menyadari berjibunnya foto-foto yang saya punya), alih-alih muncullah blog ini. Enjoy!
::rohmanyuliawan@gmail.com::
ayo…mana komiknya lagi? =)
nih dia, mana kontribusinya? lewat paypal juga boleh..hehe
kreatip bangget dah ni blog. kl Soroako mah edjaan lama jang belum disempoernakan. nah sekarang jadi Sorowako dah. ^^
jadi Sorowako dah “sempurna” yah? nggak ada yang perlu dibenerin dong?
mas Rohman, keren ini blog. tp karena komikny resolusinya gede*mungkin, jadi lamaaa loadingnya. or internetku yang lambat ya. hehe
gara-gara jauh kali van? hehe..
Sorowako atau Soroako sama aja, yg penting nitip link di sini boleh gak?
Hehehehh… Gak nyambung
Aku akan tag blog ini dalam blog-blogku ya…
keren Man…
Mantep Pak di? Hehe..matur tengkyu Bos. Cuman jarang diupdate ini, software untuk bikin komiknya dah expired